Tips Tips Saat Membuat Cover Letter Agar Mudah Dilirik

10,000+ Best Study Photos · 100% Free Download · Pexels Stock Photos

Bagi para pencari kerja, cover letter adalah sesuatu yang harus dilakukan agar bisa diterima oleh perusahaan ternama. Perlu kamu ketahui bahwa membuat cover letter merupakan cara untuk menjual diri pada perekrut sehingga perusahaan bisa memiliki alasan untuk memilihmu.

Maka dari itu, di dalam artikel ini, kita akan bahas apa saja tips-tips saat kamu membuat cover letter. Untuk mengetahui jawabannya, simak ulasannya di bawah ini.

  1.     Lakukan Riset

Tips pertama yang saat membuat cover letter yang mudah dilirik adalah selalu melakukan riset terlebih dulu. Riset semacam ini bisa bermacam-macam objeknya dan kamu bisa mulai dari yang paling mudah seperti job description.

Sebelum melamar pekerjaan, kamu harus membaca lagi pada bagian job description dan baca ulang sampai ada gambaran ketika membuat cover letter. Selain itu, kamu juga bisa melihat media sosial perusahaan dan bisa disesuaikan berdasarkan gaya menulis cover letter.

  1.     Buat pembukaan dengan kuat

Mungkin kamu sudah tahu dengan clickbait dan biasanya berupa judul artikel dengan kata-kata yang menarik. Nah, konsep clickbait tersebut bisa kamu coba pada pembuka cover letter dan tentu saja tidak boleh asal-asalan apalagi mengandung unsur penipuan.

Tetaplah memakai kalimat yang positif dan dirasa akan sangat dibutuhkan pada perusahaan yang kamu lamar. Meskipun begitu, kamu tetap hindari penggunaan kalimat standar yang sekiranya sangat umum dipakai oleh siapapun.

  1.     Gunakan kalimat-kalimat pendek

Perlu ditegaskan lagi bahwa kamu harus menggunakan kalimat-kalimat pendek saat membuat cover letter. Jika kamu membuat cover letter yang terlalu panjang, justru malah membuat perekrut malas membacanya dan kamu kehilangan kesempatan untuk masuk tahap selanjutnya.

Gunakan kalimat pendek yang tidak bertele-tele serta disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Maksimal, kamu harus buat cover letter sepanjang satu halaman saja dan kalau lebih pendek lagi itu lebih baik.

  1.     Jangan disamakan dengan CV

Poin selanjutnya yang perlu kamu perhatikan adalah jangan sampai cover letter disamakan dengan pembuatan CV. Jika sama saja, maka sia-sia saja kamu membuat sebuah cover letter dan tentunya hal ini tidak akan dilirik oleh perekrut.

Cobalah beri sederet bukti mengapa perusahaan harus memilihmu sehingga cover letter dapat dibedakan dengan CV. Selain itu tunjukan juga berbagai skill dan ceritakan bagaimana kemampuan itu bisa dipakai pada masa lalumu.

Dengan menunjukan poin-poin tadi dan ternyata sama dengan kebutuhan perusahaan, maka bisa jadi ada kesempatan kamu lulus ke tahap berikutnya. Selain itu, angka-angka bisa kamu gunakan di sini agar data tersebut menjadi bukti nyata atas semua pencapaianmu selama ini di masa lalu.

  1.     Masukan kata-kata persuasif

Poin yang satu ini masih berhubungan dengan sebelumnya bahwa kamu harus memakai kata-kata persuasif dan sangat meyakinkan. Hal tersebut bisa membuktikan kalau kamu memang sangat layak mendapatkan pekerjaan tersebut.

Meskipun begitu, tetap ada poin penting dalam memakai kata persuasif, yakni percaya diri tapi tidak sombong, jujur, dan jangan tulis informasi yang sekiranya tidak relevan dengan kebutuhan perusahaan.

  1.     Jangan langsung dikirim

Setelah cover letter selesai, bukan berarti kamu langsung mengirimnya. Cobalah baca kembali surat yang kamu buat dan cek apakah ada kesalahan huruf, bahasa dan juga formatnya.

Jika sudah oke, maka cover letter siap untuk dikirimkan sesuai dengan alamat perusahaan yang dituju.

  1.     Selalu perhatikan petunjuk lowongan

Tips yang terakhir adalah selalu perhatikan petunjuk lowongan yang kamu ambil. Sebab, setiap perusahan memiliki aturan tersendiri ketika sistem pengiriman surat lamaran kerja.

Pastikan kamu tidak salah langkah dan selalu teliti baik-baik.

Demikian tips-tips saat membuat cover letter agar mudah dilirik. Semoga artikel ini bisa memberikan manfaat.