Penting, Pahami Tentang Kapan Anda Perlu Bertemu Dokter Jantung

Sebagai salah satu organ terpenting dalam tubuh, jantung perlu menjaga dan memantau kesehatannya. Tentu saja, jawaban atas pertanyaan kapan harus pergi ke dokter jantung adalah sesegera mungkin. Jika berisiko mengalami masalah jantung, Anda dapat mengetahuinya dan penanganannya sesegera mungkin untuk mengurangi resiko tinggi

Apakah Pemeriksaan ke Dokter Jantung itu Penting?

Berdasarkan informasi dari Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO diketahui bahwa sekitar 18 juta orang di seluruh dunia meninggal karena penyakit kardiovaskular pada tahun 2016. Dimana sekitar 85 persen diantaranya meninggal karena disebabkan oleh serangan jantung dan stroke. Oleh karena itu, sangat penting untuk menemui dokter ahli jantung sesegera mungkin

Pemeriksaan perlu dilakukan meskipun anda merasa dalam keadaan sehat. Dengan cara ini, risiko dan penyakit jantung dapat dikenali sejak dini dan pengobatan yang tepat dapat segera dimulai. Pemeriksaan jantung juga sangat penting bagi orang yang berisiko tinggi terkena masalah jantung seperti yang berusia 65 tahun ke atas dan memiliki kelebihan berat badan berlebih.

Orang dengan resiko tinggi lainnya adalah yang memiliki riwayat kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, atau diabetes, mengkonsumsi makanan yang tidak sehat seperti yang tinggi lemak, kolesterol, dan garam. Jika anda mengalami gejala atau faktor resiko yang telah disebutkan maka perlu berhati-hati dan memeriksakan diri ke dokter jantung

Tahapan Pemeriksaan Fisik Jantung

1. Pengamatan atau Inspeksi

Pada tahap ini, pemeriksaan dapat didasarkan pada bentuk dan ukuran dada, warna kulit di sekitar dada, pernapasan dan penggunaan otot dada. Tes ini dapat memeriksa kelainan tulang dada dan kelainan tulang belakang. Pasien dengan asma dan pasien dengan penyakit paru obstruktif kronik juga dapat mengevaluasi lokasi dan penggunaan otot bantu pernapasan yang khas.

2. Perabaan atau Palpasi

Palpasi adalah pemeriksaan fisik yang dilakukan oleh dokter spesialis jantung dengan cara meraba permukaan tubuh dengan tangan atau jari. Saat meraba dada, dokter mengevaluasi tekstur, gerakan, dan aliran udara dari dinding dada. Selama tes ini, dokter akan merasakan perbedaan tekstur pada dada. Misalnya, dokter mungkin menduga tulang rusuk patah jika tulang dada terasa lunak, tenggelam, atau mencuat.

3. Ketukan atau Perkusi

Perkusi dada dapat dilakukan oleh dokter jantung dengan mengetuk beberapa area dada atau punggung atas dengan jari. Suara ketukan ini dapat menunjukkan kondisi organ di bawahnya. Suara berdenyut lebih keras dan lebih beresonansi di bagian tubuh yang berisi udara dan lebih lemah dan lebih tenang di bagian tubuh yang lebih padat atau berisi air.

Melakukan pemeriksaan jantung cukup penting untuk dilakukan bahkan untuk orang yang merasa dirinya sehat sekalipun. Pemeriksaan ini bisa anda lakukan melalui Heartology yang mempunya spesialis jantung berpengalaman. Anda akan mendapatkan perawatan dan juga penanganan yang sesuai dengan prosedur profesi dokter