7 Alasan Mengapa Kamu Harus Mengunjungi Danau Toba

Air adalah salah satu ciptaan Tuhan yang membuat jiwa manusia tenang. Oleh karena itu, tidak heran apabila wisata yang berbasis air akan ramai dikunjungi. Di sana, manusia akan merasa tentram, damai, dan juga tenang. Salah satu wisata yang menonjolkan air sebagai objeknya adalah Danau Toba.

Asal kamu tahu, ya bahwa Danau Toba adalah danau terbesar di Asia Tenggara. Luasnya mencapai 1.145 kilometer persegi dan memiliki kedalaman 450 meter. Jika mengetahui luasnya, Danau Toba layak dikategorikan sebagai lautan. Namun demikian, pemerintah Indonesia menetapkannya sebagai danau.

Danau Toba dikelilingi oleh beberapa wilayah yang di antaranya adalah Provinsi Sumatera Utara, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Karo, Kabupaten Tapanuli Utara. Selain itu, terdapat pula Kabupaten Samosir, Kabupaten Toba Samosir, Kabupaten Humbang Hasundutan, dan Kabupaten Dairi.

Dengan diapitnya banyak wilayah maka menjadi wajar apabila Danau Toba memiliki magnet bagi wisatawan. Oleh karena itu, tidak heran jika ada Festival Danau Toba dan Geopark Danau Toba. Wisatawan akan merasa puas dan bahagia ketika menikmati keelokan dan keindahannya.

Tidak hanya wisata alam saja melainkan juga wisata kuliner di dalamnya. Ada hidangan terkenal yang hanya bisa kamu dapatkan di sana. Hidangan Naniura yaitu ikan mentah yang diberi aneka bumbu dan rempah. Masyarakat setempat pun menamainya sebagai sushi ala Batak.

Lalu, apa saja fakta menarik tentang Danau Toba? Kamu baca perlahan sehingga tiada alasan bahwa kamu perlu mengunjunginya. Minimal sekali sepanjang hidupmu.

1. Danau Vulkanik Terbesar di Dunia

Fakta ini tidak bisa dibantah oleh siapa pun. Danau Toba menjadi danau vulkanik terbesar di dunia. Kedalamannya mencapai 500 meter dan dikelilingi tebing yang terjal. Rata-rata ketinggian tebing antara 1.000-1.200 meter.

2. Ada Pulau Samosir di Tengah Danau

Inilah salah satu keunikan yang jarang dimiliki danau-danau lain di dunia. Di tengah Danau Toba terdapat Pulau Samosir. Luasnya mencapai 630 kilometer persegi. Dengan luas seperti itu maka sebanding dengan luas negara Singapura.

3. Muncul karena Letusan Besar

Tiga letusan besar yang terjadi pada 900.000, 500.000, dan 74.000 tahun yang lalu menyebabkan danau terbesar di Asia Tenggara ini hadir di Nusantara. Letusannya mampu mengubah lanskap evolusi baik dari manusia, flora, dan fauna. Letusan yang terakhir mampu mengeluarkan magma sebanyak 2.800 kilometer kubik magma. Awan panasnya pun meluncur hingga 20.000 kilometer persegi.

4. Rumah bagi 2 Suku

Ada dua suku yang berdiam diri dan menempati Pulau Samosir. Pertama, suku Tomok, dan kedua, suku Simanindo. Mereka menempati daerah yang dikelilingi oleh tembok terbuat dari tanah dan pagar bambu. Selain itu, terdapat pohon-pohon yang kuat dan besar sebagai pelindung. Salah satu keunikan dari rumah suku Tomok adalah barisan rumah kayu yang atapnya menggunakan jerami dan dibentuk seperti sadel.

5. Terdapat Boneka Kayu yang Bernuansa Mistis

Mitos merupakan daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Kamu akan memperolehnya ketika mengunjungi Pulau Samosir yang berada di tengah Danau Toba. Ada boneka kayu yang memiliki sebutan Sigale-gale. Mitosnya, Sigale-gale mampu menari dan menatap wisatawan tanpa alunan musik.

6. Tempat Bermukim Ikan Batak

Salah satu keelokan dari Danau Toba yang tidak bisa ditemukan di tempat lain adalah populasi ikan batak. Ikan tersebut memiliki nama latin Neolissochilus Thienemanni. Ada nilai sejarah dan keterikatan budaya antara ikan Batak dengan Danau Toba.

7. Akses yang Mudah

Ada tiga pilihan transportasi menuju Danau Toba. Pertama, melalui jalur darat. Dari jalur darat pun terbagi menjadi empat. Pertama, jalur kereta: Danau Toba Medan – Pematang Siantar. Kedua, Jalan Tol: Medan – Kualanamu – Tebing Tinggi. Ketiga, Jalan Lingkar Danau Toba, dan keempat, Jalan Lingkar Pulau Samosir.

Kedua, jalur danau. Ada sembilan dermaga yang di antaranya adalah Tiga Ras, Ajibata, Simanindo, Tomok, Muara, Balige, Onan Runggu, dan Sipinggan Nainggolan.

Ketiga, jalur udara. Kamu bisa menggunakan pesawat dan mendarat di antara dua bandara yaitu Bandara Sibisa atau Bandara Internasional Silangit.

Itulah tujuh alasan mengapa kamu harus pergi ke Danau Toba minimal sekali seumur hidup. Pengalaman tidak terkira akan kamu dapatkan di danau terbesar di Asia Tenggara.

Selain kamu bisa mengenali sejarah yang ada di dalamnya, kamu juga bisa mengabadikan momen pemandangan dan suasana danau melalui gawai atau kamera.

Telusuri di Indonesia Travel untuk mengetahui apa saja pesona alam maupun budaya di Indonesia lainnya. Kamu bisa melihat berbagai artikel menarik lain di situs resmi Indonesia Travel. Lakukan perencanaan liburanmu dan dapatkan pengalaman tak terlupakan ketika mengunjungi Danau Toba!