5 Tips Memilih Cabe Merah yang Pedas dan Segar

Masyarakat Indonesia dikenal sangat menggemari masakan pedas. Tak heran, dalam setiap sajiannya pasti dilengkapi dengan berbagai sambal. Bahkan, rasa masakan akan terasa kurang nikmat tanpa adanya kehadiran sambal.

Untuk membuat sambal yang nikmat, tentunya perlu memperhatikan beberapa hal, salah satunya adalah dengan menggunakan cabe berkualitas baik. Penggunaan cabe yang kurang baik akan menghasilkan rasa sambal yang tak sedap dan kurang pedas.

Lantas, apa saja yang harus diperhatikan dalam memilih cabe berkualitas baik? Berikut ulasannya:

1. Warna dan tekstur cabe

Saat hendak membeli cabe merah, perhatikan terlebih dahulu warna dan teksturnya. Cabe merah yang berkualitas baik memiliki warna merah segar dan belum berubah warna. Selain itu, tekstur yang dimiliki cabe juga cenderung halus serta tidak keriput.

2. Bentuk cabe

Pilih cabe yang berukuran besar dan berbentuk lurus serta tidak melengkung. Cabe yang berbentuk melengkung memiliki cita rasa yang tidak terlalu pedas bila dibandingkan dengan cabe berbentuk lurus.

3. Daging cabe

Daging cabe yang masih terasa empuk saat dipegang menandakan bahwa cabe tersebut dalam keadaan segar. Selain itu, cabe yang bercita rasa pedas juga memiliki kulit yang terasa tebal.

4. Aroma

Pilihlah cabe dengan aroma pedas yang segar. Cabe beraroma pedas yang khas biasanya memiliki tingkat kepedasan yang cukup tinggi dan masih segar. Sebaliknya, cabe yang sudah busuk memiliki aroma pekat dan tidak segar.

5. Batang cabe

Saat hendak memilih cabe, jangan lupa untuk memperhatikan bagian batangnya. Batang cabe yang masih segar memiliki tekstur yang keras dan kokoh. Selain itu, warna dari batang cabe segar juga cenderung kehijauan.

Tips Menyimpan Cabe

1. Mencabut Tangkai Cabe

Tips menyimpan cabe agar awet yang pertama adalah mencabut tangkai cabe. Kesegaran cabe bisa dilihat dari tangkainya yang masih berwarna hijau dan bentuknya tidak lembek. Agar cabe bisa tahan lama, kamu bisa mencabut tangkainya saat menyimpan cabe.

2. Tidak Perlu Dicuci

Agar cabe tahan lama saat disimpan, kamu tidak perlu mencuci cabe sebelum menyimpan di dalam wadah. Cabe bisa dibersihkan dengan tisu kering. Karena mencuci cabe bisa menyebabkan tekstur cabe menjadi lembab dan lembek, sehingga cabe mudah busuk dan tidak awet. Kamu bisa mencuci cabe saat akan digunakan.

3. Menaruh Bawang Putih dalam Wadah

Saat menaruh cabe di dalam wadah, taruhlah satu siung bawang putih yang sudah dikupas di atas cabe yang sudah ditaruh dalam wadah. Bawang putih memiliki sifat sebagai anti bakteri, yang bisa menghambat perkembangbiakan bakteri di dalam cabe, sehingga menahan cabe agar tidak mudah busuk.

4. Simpan dalam Wadah Tertutup

Wadah yang digunakan untuk menyimpan cabe, harus dialasi dengan tisu kering terlebih dahulu. Pastikan tisu yang digunakan adalah tisu yang kering. Lalu masukkan cabe ke dalam wadah, taruh bawang putih di atasnya dan tutup wadah dengan rapat.

5. Simpan dalam Kulkas

Jika sudah ditaruh ke dalam wadah tertutup, simpan cabe di dalam kulkas yang bagian rak penyimpanan sayur. Jangan simpan cabe di dalam freezer, karena bisa membuat cabe berair dan busuk.

Itu tadi tips memilih cabe yang berkualitas baik dan cara menyimpannya. Untuk kamu yang ingin membeli cabe namun ingin tetap #dirumahaja bisa memanfaatkan aplikasi TaniHub. E-commerce yang fokus menjual sayuran, buah – buahan dan kebutuhan dapur lainnya ini dapat kamu akses melalui browser di alamat https://tanihub.com atau download aplikasinya di Playstore dan Apple Store. Belanja sayur dan buah kini jadi mudah 😊